Salam Pramuka....
Kita semua tentunya sudah tidak asing lagi dengan istilah Pramuka, yup! Istilah ini merujuk pada sebuah organisasi kepanduan yang ada di negeri kita tercinta yaitu Indonesia. Gerakan Pramuka bukan hanya organisasi dan kegiatan biasa, namun Organisasi Pramuka tidak sesederhana itu. Organisasi Pramuka merupakan sebuah organisasi kepanduan yang memiliki sejumalah kegiatan yang resmi dan memiliki hukum tersendiri di Indonesia. Tidak seperti organisasi lain, Gerakan Pramuka dapat menjadi wadah bagi anak-anak bangsa dalam meraih prestasi serta mengasah kemampuan dan keterampilan khusus seperti keterampilan mengenai tali-temali, PPPK, berkemah, memanjat tebing, serta masih banyak lagi kegiatan yang dapat mengasah kemampuan serta keterampilan bagi para anggotanya.
Pada tulisan kali ini, kita akan membahas mengenai seputar "SEJARAH DASA DARMA PRAMUKA" hal ini menjadi penting untuk dibahas karena Darma merupakan sebuah kode kehormatan atau nilai-nilai luhur dalam kehidupan para anggota Gerakan Pramuka yang merupakan ukuran atau standar tingkah laku seorang anggota Gerakan Pramuka yang berisi 10 ketentuan moral.
SEJARAH DASA DARMA PRAMUKA
Dalam Sejarahnya, Dasa Darma telah mengalami tiga kali perubahan pada isinya. Pada rumusan yang pertama diberikan oleh Panitia V Pembentukan Gerakan Pramuka pada tahun 1961. Kemudian rumusan yang kedua terbentuk atas hasil dari Muker Anpuda (Musyawarah Kerja Andalan Pusat dan Daerah) Pada tahun 1966 hingga tahun 1974 . Muker Anpuda ini sekarang dikenal dengan Munas (Musyawarah Nasional). Setelah dua kali berganti, pada tanggal 25-26 September 1978 terdapat rumusan yang ketiga kalinya. Rumusan ini hasil dari kesepakatan Munas (Musyawarah Nasional) di Bukit Tinggi yang didasarkan pada amanat MPP tahun 1970 dan munas tahun 1974.
Masing-masing dari ketiga rumusan tersebut mengandung 10 poin yang berbeda-beda. berikut merupakan poin-pion dari masing-masing rumusan Dasa Darma:
a. Rumusan pertama (tahun 1961)
- Pramuka itu dapat dipercaya.
- Pramuka itu setia.
- Pramuka itu sopan dan perwira.
- Pramuka itu sahabat sesama manusia dan saudara bagi tiap-tiap pramuka.
- Pramuka itu penyayang sesama makhluk.
- Pramuka itu siap menolong dan wajib berjasa.
- Pramuka itu dapat menjalankan perintah tanpa membantah.
- Pramuka itu sabar dan riang gembira dalam segala kesukaran.
- Pramuka itu hemat dan cermat.
- Pramuka itu suci dalam fikiran, perkataan dan perbuatan.
b. Rumusan kedua (tahun 1966 hingga 1974)
- Kami Pramuka Indonesia, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
- Kami Pramuka Indonesia, berjiwa pancasila dan patriot Indonesia yang setia.
- Kami Pramuka Indonesia, giat melaksanakan amanat penderitaan rakyat.
- Kami Pramuka Indonesia, ikhlas berkorban untuk keadilan dan kemuliaan Indonesia.
- Kami Pramuka Indonesia, bergotong royong membangun masyarakat Pancasila.
- Kami Pramuka Indonesia, dapat dipercaya dan berbudi luhur.
- Kami Pramuka Indonesia, hemat, cermat dan bersahaja.
- Kami Pramuka Indonesia, pantang putus asa dalam menanggulangi kesukaran.
- Kami Pramuka Indonesia, berjuang dengan rasa tanggungjawab dan gembira utk dapat berguna.
- Kami Pramuka Indonesia, berwatak kasatria dan bertindak dengan disiplin.
c. Rumusan ketiga (tahun1978)
- Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
- Kasih sayang sesama manusia dan cinta alam
- Patriot yang sopan dan perwira
- Suka bermusyawarah dan patuh
- Rela menolong dan tabah
- Rajin, riang dan terampil
- Hemat, cermat dan bersahaja
- Disiplin, setia dan berani
- Bertanggungjawab dan dapat dipercaya
- Suci dalam fikiran, perkataan dan perbuatan
Nah, sekarang teman-teman semua telah mengetahui sejarah dan juga bentuk dari rumusan Dasa Darma. Bukan hanya sekedar kalimat tanpa makna, Dasa Darma ini ibarat sebuah aturan dalam menjalani kehidupan yang apabila diamalkan dalam kehidupan seharai-hari maka kesepuluh poin tersebut akan menjadikan seseorang berakhlak mulia serta memiliki pola tingkah laku yang lebih baik. Untuk itu Dasa Darma jangan hanya dihafal ya, tapi harus diamalkan juga dalam keseharian kita!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar